Recruit The Professionals to Support The Acceleration Of a Technopark

Cimahi Technopark became the Lund University team destination during a visit to Indonesia. The team is led by Sven Thore, and also accompanied by Andreas Bryngelson and Maria Bonita Flores as a representative of Lund University Commissioned Education (LUCE). LUCE initiatives such as the Entrepreneurship Training and Science Park Development which has been held for 2 (two) times in Lund- Sweden. This visitation from Lund to Cimahi Technopark as a form of monitoring the progress of Education exercises have been held in Sweden and how participants apply the provision of facilities and infrastructure and incubator programs in the field. As well as a beginning step to prepare the visitation of King of Sweden to Indonesia.

Mr Sven-Thore Holm is an international senior expert and strategist on innovation issues from Lund, Sweden. Mr Holm has 30 years on experience creating environments where innovation and business can bloom and has been driving the development of business and innovation incubators in Southern Sweden, including the Ideon Science Park, Oresund Science Region/Innovation, Karlskrona Innovation Center and others. Since 2002, he is the chairman of Venture Cup Sweden, a national organization with regional branches that encourages innovation and entrepreneurship.

According to Mr. Sven, before introducing a co-working space, facilities and infrastructure at Cimahi Technopark Building should be equipped first. In the ToT activities organized by BPPT, Mr. Sven said that it takes three times the effort to establish a Science Park. “And also, it takes the cooperation between the Government and Kemenristekdikti to build a Technopark.”

He mentioned that there are three basic questions that should underlie the construction of a technopark for tenants. The first is ‘Does the presence of Technopark solve the Tenant problem?’ ‘Does the presence of Technopark fulfill the Tenant needs?’. And the last is ‘Will anybody pay for it?’. A Technopark, ideally have sufficient area to accommodate people in the community to exchange ideas and make it happen. And that must also be considered is the existence of the market, whether the product as the embodiment of the idea interesting enough to deserve market for eventual sale.Currently , Mr Holm is providing strategic advice to governments, companies and academic institutions on how to build and enhance comprehensive innovation system, as a necessary part of the infrastructure of the future. In that following capacity, Mr Holm has provided his advice and expertise to i.a. Chinese, Danish and Australian Governments and Institutions, including the Council of Nordic Ministers, and is currently a senior advisor to Russian President Dmitry Medvedev on innovation issues. Mr Holm holds an Honorary Doctorate of Technology from Lund Institute of Technology and is a boardmember of several companies and foundations. He is currently CEO of Lundavision AB.                                                This far, Cimahi Technopark work unit stands only for 1 more year and the Lund gives their appreciation. Meanwhile in Lund, the formation of Technopark / Science Park Ecosystem took more than 30 years. This visitation also involves BITC building as other Cimahi Technopark facilities in order to monitor the activities and facilities in the building.”Recruit the professionals to support the acceleration of a Technopark” he said.

The team of Lund-Sweden stated that for a newly established unit 1 (one) year, the Cimahi Technopark progress is already seen whereas still had a lot of challenging homework to done for Cimahi Technopark team, in generating Telematics and Animation industry from Cimahi to Indonesia. Inviting the Grown Anchor Tenant or Animation / Telematics Companies in Cimahi is one of a good idea to starting this industry development. Cimahi Technopark team consists of Department / Economy Related Agency, Small Medium Enterprise Field, Industry, as a member of Baros Innovation Center Team who have the responsibility to strive and doing stakeholders coordination, namely College Academician, Business, Media to build both Cimahi Technopark and Animations, Telematics Industry altogether.

Advertisements

Training Of Trainers PIB

Pengembangan Kapasitas Pengelola Pusat Inovasi Baros (PIB) dilaksanakan tanggal 05 April 2017 di Gedung Cimahi Technopark. Kegiatan ini dihadiri oleh BPPT, pesertanya ialah para ASN bidang terkait dilingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Narasumber Pertama dalam kegiatan ini adalah Hadi Santoso (Manager DILo Bandung). Digital Innovation Lounge, bertempat di Gedung Balemotekar, Jln. Banda. no.40, 40115, Dilo (Digital Inovation Lounge) sebuah Creative Camp yang dikembangkan oleh MIKTI bekerja sama dengan Telkom, sebagai pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital di kota Bandung yang bertujuan menciptakan bibit-bibit Digital Preneur yang selanjutnya siap masuk ke industri (Creative Center). Didalam Creative Camp, komunitas kreatif digital akan diberikan pemahaman mengenai arah yang sebaiknya dilalui untuk masuk ke industri kreatif digital, termasuk arah sektor industri yang potensial untuk dijalani. Beberapa aktivitas yang dilakukan DILo Bandung yaitu Workshop/Training Teknis, Workshop/Training Desain, Workshop/Training Manajemen, Business Matchmaking, Business Gathering, dan Kompetisi Lokal. Beberapa kegiatan ini menjadi gambaran bagi sebuah pengembangan Cimahi Technopark untuk kedepannya. Fasilitas yang disediakan bagi digitalpreneur di DILo Bandung, diantaranya co working space, meeting room, lounge dan juga high speed internet access.

Narasumber kedua yaitu Fajar Anugerah dari Kinara Indonesia. Dalam awal pemamparannya, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan. Beberapa diantaranya permasalahan mengenai modal, program yang baik untuk perkembangan Cimahi Technopark. Fajar Anugerah mencoba sharing tentang bagaimana membangun start up dan tentang modal ventura.

Dua program utama Cimahi Technopark yaitu program incubator dan akselerator. Berhasilnya kedua program ini menjadi tolak ukur perkembangan Cimahi Technopark untuk kedepannya. Saat ini di Cimahi Technopark telah dilakukan secara rutin pendampingan untuk start up bidang digital (telematika dan animasi) setiap minggunya. Selain itu bersama dengan Dinas Perdagangan KUKM dan Perindustrian, Cimahi Technopark melakukan kegiatan akselerator seperti yang telah dilaksanakan yaitu kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan untuk UMKM dan juga TOT pendampingan untuk UMKM.**

PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PENDAMPING UKM KELURAHAN

Cimahi, 06 April 2017 Dinas Perdagangan KUKM dan Perindustrian Kota Cimahi menyelenggarakan pelatihan Kewirausahaan untuk Pendamping UKM Kelurahan. Dilaksanakan di Gedung Cimahi Technopark Jl. Raya Baros No. 78 Cimahi Selatan, yang dihadiri oleh 15 orang Calon Pendamping UKM yang sebelumnya telah dipilih dari masing-masing kelurahan domisili pendamping.

Sawiji, S.Si., S.Pd (Pendamping KUKM Provinsi Jawa Barat) sebagai Narasumber dalam kegiatan pelatihan ini menyampaikan materi tentang Peran dan Fungsi Strategis Pendamping. Dalam pemaparannya, beliau berpendapat bahwa fungsi pendampingan adalah memberikan bimbingan, konsultasi, dan advokasi kepada pelaku UMKM dalam rangka meningkatkan produktvitas dan daya saing. Akademisi dari STIE Ekuitas, Yuyus Yudistria, SE., ME turut menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan ini. Disampaikan dalam pemaparannya yaitu bagaimana teknik pendampingan dan pelaporan hasil pendampingan yang harus dilakukan oleh pendamping UKM.

Dalam proses pendampingan terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan yaitu bagaimana pendamping dapat menumbuhkan kepercayaan pelaku UKM, membangun kepercayaan, membentuk tim kerja kelompok, identifikasi dan mobilisasi sumber, bagaimana meningkatkan kapasitas, serta melakukan evaluasi setelah selesai pelaksanaan.

Jumlah pelaku skala usaha Mikro sangat banyak di Kota Cimahi, yang kemudian diikuti oleh jumlah skala usaha kecil, skala usaha menengah dan skala usaha besar. Maka dari itu pendampingan untuk pelaku KUKM dinilai penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing dan juga meningkatkan perekonomian local di Kota Cimahi.**

4 in 1 di Kawasan Cimahi Technopark

Cimahi, 29 Maret 2017 Bertepat pada tanggal dan tempat yang sama 4 (empat) kegiatan dilaksanakan di Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi dan Kegiatan Inkubasi merupakan program yang diusung dalam Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi bidang UKM Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DISDAGKOPERIN) Kota Cimahi  yaitu Sosialisasi Program Score yang diikuti oleh 40 pelaku UKM yang telah lolos persyaratan. Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Score ILO dan Unjani dalam kegiatan pendampingan ini untuk pelaku UKM klaster makanan dan minuman. Kegiatan ini diisi oleh Narasumber yaitu Elisabeth Nathalia (BEDO Expert) dan M.Satria Nugraha (Owner Stranough Bandung)

Kemudian, kegiatan bidang Perindustrian DISDAGKOPERIN Kota Cimahi yaitu fasilitasi label dan kemasan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap minggunya untuk 30 pelaku UKM yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kegiatan ini diisi dengan pemotretan produk makanan/minuman yang kemudian di desain label dan kemasannya.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cimahi pun melaksanakan kegiatannya di Gedung Cimahi Technopark yaitu HIPMI Cimahi Business Sharing. Kegiatan HIPMI ini dihadiri 25 Orang yang merupakan anggota dari HIPMI itu sendiri. Selanjutnya, kegiatan Inkubasi bidang Telematika yang rutin setiap minggunya dilaksanakan. Pendamping dan peserta inkubasi bidang Telematika melakukan pendampingan mengenai beberapa project yang akan dikerjakan.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Cimahi Technopark ini diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Cimahi. Selain itu, kegiatan yang berlangsung ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan pengetahuan baru untuk pelaku UKM yang mengikuti kegiatan di kawasan Cimahi Technopark. Sebagai kawasan kreatif yang berada di Kota Cimahi dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas bisnis dan teknologi industri kreatif di Kota Cimahi kiranya dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis bagi pelaku bisnis di Kota Cimahi.**

KICK OFF INKUBATOR

Cimahi, 16 Maret 2017 Kegiatan Kick Off Inkubator menjadi awal bagi  para peserta tenant terseleksi yang akan didampingi dalam 1 (satu) tahun kedepan. Berlangsung di kawasan Gedung Cimahi Technopark, kegiatan ini dihadiri 285 orang dari beberapa perwakilan instansi terkait, SKPD/OPD juga para peserta tenant terseleksi.

Dalam acara pembukaan, Plt. Wali Kota Cimahi Drs. H. Sudiarto memberikan sambutan serta membuka secara resmi acara Kick Off Inkubator. Direktur PKTI-BPPT Dr. Ir. Dudi Iskandar, M.For. Sc, Direktur Elektronik dan ICT Industri Kementerian Perindustrian Achmad Rodjih, Kepala Bank Jabar Banten Cabang Cimahi, serta Perwakilan Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat turut hadir dalam acara pembukaan Kick Off Inkubator.

Kemudian acara dilanjutkan pada masing-masing program yaitu Kegiatan Inkubator yang pesertanya adalah peserta tenant terseleksi dan M. Ihsan Akhirulsyah (Founder eFishery) sebagai narasumbernya, kegiatan akselerator yaitu Sosialisasi Program Score yang pesertanya adalah pelaku UMKM di Kota Cimahi dan Elisabeth Nathalia (BEDO Expert), M.Satria Nugraha (Owner Stranough Bandung) sebagai narasumbernya, selanjutnya kegiatan Tenant Day yang pesertanya adalah perwakilan dari beberapa instansi, OPD serta komunitas terkait di Cimahi. Jodi Handoyo, Bobby Chahya dan Lahami Roesli menjadi narasumber dalam kegiatan Tenant Day ini.

Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Score ILO dan Unjani dalam program pendampingan UMKM klaster makanan dan minuman.

“mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momentum awal sebagai percepatan pengembangan ekonomi Kota Cimahi menuju era persaingan global dan kawasan terpadu Kota Cimahi Technopark demi terwujudnya kesejahteraan  seluruh lapisan masyarkat di Kota Cimahi.” Ucap Sudiarto, Plt. Walikota Cimahi.**

SEMAKIN MARAK KEGIATAN INDUSTRI KREATIF DI KOTA CIMAHI

Cimahi, 13 Maret 2017 Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian mengadakan pendampingan kepada pelaku industri kreatif klaster makanan dan minuman, juga dibidang telematika. Kegiatan tersebut berlangsung di Creative Corner, Gedung Cimahi Technopark. Para pelaku industry kreatif klaster makanan dan minuman mendapatkan fasilitasi desain label dan kemasan secara gratis. Dalam kegiatan ini 5 (Lima) UKM yang mengikuti kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan, setiap minggunya akan rutin di selenggarakan kegiatan yang sama. Sebelumnya, sudah terdaftar 30 UKM yang dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap minggunya kelompok UKM tersebut akan mendapatkan pendampingan.

Selain itu, bersamaan dengan fasilitasi desain label dan kemasan, di ruangan Gedung Cimahi Technopark beberapa tenant di bidang telematika mendapatkan pendampingan mengenai konten aplikasi maupun bisnis animasi. Kegiatan pendampingan ini diikuti sekitar 20 (Dua Puluh) Tenant yang terbagi menjadi 2 (dua) kelompok. Dan kegiatan pendampingan ini akan rutin dilaksanakan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa di Kota Cimahi banyak pelaku-pelaku bisnis yang kreatif pada bidangnya. Dengan banyaknya kegiatan industry kreatif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal di Kota Cimahi.**

Fasilitasi Desain Label dan Kemasan bagi IKM di Kota Cimahi

Cimahi, 02 Maret 2017. Kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan produk ikm klaster makanan dan minuman menjadi jembatan bagi pelaku-pelaku IKM di Kota Cimahi dalam mengembangkan nilai produknya. Fasilitasi desain label dan kemasan ini diadakan oleh Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Cimahi di Gedung Technopark Jl. Raya Baros No.78 Cimahi Selatan

Ada 30 pelaku IKM klaster makanan dan minuman yang mengikuti kegiatan ini. Narasumber pertama yaitu Hj.Ellyn Setyairianti, SH., MM sebagai Kepala Balai Pengembangan Industri Aneka Hasil Hutan dan Kemasan., narasumber menyampaikan materi mengenai Kebijakan Pemerintah Tentang Desain Label dan Kemasan Produk IKM Klaster Makanan dan Minuman. Dalam pemaparannya narasumber menyampaikan bagaimana latar belakang regulasi kemasan, pengaturan kemasan menurut undang-undang pangan, fungsi kemasan pada peningkatan nilai tambah dan sebagainya.

Narasumber kedua yaitu Thomas Gozali Ir., MP sebagai staff pengajar Fakultas Teknik UNPAS. Materi yang disampaikan pun mengenai desain label dan desain kemasan produk. Kemudian narasumber ketiga yaitu Hendra Gautama Putra sebagai owner CV. Tama Pack, dalam pemaparan narasumber terakhir ini peserta kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan produk ikm klaster makanan dan minuman diberikan kesempatan untuk mencoba bagaimana membuat kemasan yang menarik namun ekonomis.

Antusias para peserta kegiatan fasilitasi ini cukup menunjukkan dalam ketertarikan dan rasa ingin tahu yang tinggi dalam mendapatkan wawasan pengembangan produk-produknya. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan wawasan baru untuk pelau IKM klaster makanan dan minuman di Kota Cimahi dalam menciptakan produk dengan kemasan yang menarik, mempunyai nilai daya saing dan juga ramah lingkungan. Pemerintah Kota Cimahi selalu mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan ekonomi local di Kota Cimahi.**

PEMERATAAN PERTUMBUHAN EKONOMI, YANG DIDUKUNG SINERGITAS PEMBANGUNAN, SUMBER DAYA DAN UNGGUL SERTA KUALITAS SARANA PRASARANA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN, MENUJU MASYARAKAT YANG MANDIRI MENJADI TEMA PEMBANGUNAN KOTA CIMAHI 2018

Selasa, 28 Februari 2017 Pemerintah Kota Cimahi menggelar Musyarawah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) di Convention Hall Cimahi Technopark, Jl. Raya Baros No. 78 Cimahi Selatan. Musrenbang ini diikuti oleh pemangku kepentingan di Kota Cimahi dan sekitarnya yang terdiri dari perwakilan instansi dan lembaga, para kepala perangkat daerah, para camat dan lurah, ketua organisasi dan tokoh masyarakat. Acara Musrenbang ini diisi dengan laporan ketua kelompok diskusi; Bidang Sosial Budaya, Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Bidang Fisik kemudian paparan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Pembacaan dan Penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD.

Sebelumnya pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 telah dilaksanakan Pra Musrenbang di Komplek Pemerintah Kota Cimahi. Pra Musrenbang ini diikuti oleh peserta sebanyak ±350 orang yang dibagi menjadi 4 (empat) kelompok bidang, yaitu Bidang Sosial Budaya, Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Bidang Fisik.

“Dengan mengambil tema tersebut, menjadi harapan kita bersama agar dapat mewujudkan masyarakat Kota Cimahi yang sejahtera dengan memiliki infrastruktur kota yang nyaman, lingkungan asri dan hijau serta memiliki tingkat perekonomian masyarakat yang merata,” kata Plt. Walikota Cimahi Drs. H. Sudiarto, SE.Ak

Sudiarto menjelaskan juga dengan diberlakukannya Undang-Undang no. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang mengatur pembagian kewenangan urusan pusat dan daerah, maka harmonisasi dan keselarasan program dan kegiatan perencanaan pembangunan, antara pusat dan daerah menjadi faktor kunci yang turut menentukan keberhasilan pencapaian pembangunan.**

Sosialisasi dan Penerapan Rantai Nilai Produksi IKM Telematika Tingkat Kota Cimahi Tahun 2017

Cimahi, 23 Februari 2017 Berlangsung kegiatan Sosialisasi dan Penerapan Rantai Nilai Produksi IKM Telematika Tingkat Kota Cimahi Tahun 2017 oleh Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Cimahi Technopark Jl. Baros No. 24 Cimahi Selatan. Peserta dalam kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang yang terdiri dari siswa, kelompok CCA, Media Pelajar, Caviart, Teleskop, Formigart Creative dan kelompok Pohon Imajinasi. Para peserta kegiatan sosialisasi ini merupakan peserta hasil seleksi yang nantinya akan didampingi oleh Disdagkoperin mengikuti kegiatan incubator tahun 2017.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Adet Chandra Purnama. Beliau mengungkapkan pengetahuan mengenai industri telematika dimulai dari generasi muda supaya generasi muda ini dapat mengerti bagaimana dunia telematika dan dunia animasi, karena tidak hanya dengan belajar dan dapat ilmunya tetapi generasi muda mulai memgenal industri telamatika dan animasi yang sudah ada.

Materi pertama yang disampaikan mengenai Rantai Nilai Industri Telematika Oleh Kristiana, ST, MMSI sebagai perekayasa muda di Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT). Dalam pemaparannya beliau menyampaikan perkembangan telematika dan animasi di Kota Cimahi. Selain itu, narasumber lainnya yaitu Ruddy Suteja sebagai Ketua Kelompok Cimahi Creative Association (CCA) menyampaikan materi mengenai bisnis animasi beserta peluang dan tantangannya.

Maksud dan tujuan dari acara ini adalah Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan untuk memahami penerapan rantai produksi dibidang industry telematika, menumbuh kembangkan minat usaha di bidang industry telematika dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Cimahi dan menjalin sinergitas dan kerjasama dalam rangka meningkatkan pertumbuhan industry telematika di Kota Cimahi.**

Bakti Sosial Aksara 34 Untuk UMKM Cimahi Utara di Gedung Cimahi Technopark

Cimahi, 22 Februari 2017 Perkumpulan UMKM se-Kecamatan Cimahi Utara melakukan kegiatan foto produknya untuk kedua kalinya. Kegiatan foto produk yang kedua ini diselenggarakan di Gedung Cimahi Technopark di Jl. Baros No. 78 Cimahi Selatan. Ketua Umum Aksara 34 sekaligus Ketua perkumpulan UMKM Cimahi Utara Benny Irawan, mengajak lebih banyak lagi pelaku UMKM di Cimahi khususnya di Cimahi Utara untuk bergabung dan mengikuti foto produk tersebut.

“Kegiatan ini bisa dibilang menjadi bentuk bakti sosial saya dari Aksara 34 terhadap UMKM di Cimahi khususnya di Cimahi Utara. Kegiatan ini juga gratis, karena tujuan saya yang penting mereka maju dengan usahanya melalui kegiatan ini.” Ucap Benny.

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM dengan berbagai macam produknya, seperti kerupuk susu, lumpia ngrekes, susu kambing instan, pembuatan kopi sampai siap saji dan masih banyak lagi. Perkumpulan UMKM Cimahi Utara ini membantu memfasilitasi pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya dengan menampilkan foto produk yang menarik dan dapat menjual.