4 in 1 di Kawasan Cimahi Technopark

Cimahi, 29 Maret 2017 Bertepat pada tanggal dan tempat yang sama 4 (empat) kegiatan dilaksanakan di Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi dan Kegiatan Inkubasi merupakan program yang diusung dalam Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi bidang UKM Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DISDAGKOPERIN) Kota Cimahi  yaitu Sosialisasi Program Score yang diikuti oleh 40 pelaku UKM yang telah lolos persyaratan. Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Score ILO dan Unjani dalam kegiatan pendampingan ini untuk pelaku UKM klaster makanan dan minuman. Kegiatan ini diisi oleh Narasumber yaitu Elisabeth Nathalia (BEDO Expert) dan M.Satria Nugraha (Owner Stranough Bandung)

Kemudian, kegiatan bidang Perindustrian DISDAGKOPERIN Kota Cimahi yaitu fasilitasi label dan kemasan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap minggunya untuk 30 pelaku UKM yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kegiatan ini diisi dengan pemotretan produk makanan/minuman yang kemudian di desain label dan kemasannya.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cimahi pun melaksanakan kegiatannya di Gedung Cimahi Technopark yaitu HIPMI Cimahi Business Sharing. Kegiatan HIPMI ini dihadiri 25 Orang yang merupakan anggota dari HIPMI itu sendiri. Selanjutnya, kegiatan Inkubasi bidang Telematika yang rutin setiap minggunya dilaksanakan. Pendamping dan peserta inkubasi bidang Telematika melakukan pendampingan mengenai beberapa project yang akan dikerjakan.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Cimahi Technopark ini diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Cimahi. Selain itu, kegiatan yang berlangsung ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan pengetahuan baru untuk pelaku UKM yang mengikuti kegiatan di kawasan Cimahi Technopark. Sebagai kawasan kreatif yang berada di Kota Cimahi dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas bisnis dan teknologi industri kreatif di Kota Cimahi kiranya dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis bagi pelaku bisnis di Kota Cimahi.**

KICK OFF INKUBATOR

Cimahi, 16 Maret 2017 Kegiatan Kick Off Inkubator menjadi awal bagi  para peserta tenant terseleksi yang akan didampingi dalam 1 (satu) tahun kedepan. Berlangsung di kawasan Gedung Cimahi Technopark, kegiatan ini dihadiri 285 orang dari beberapa perwakilan instansi terkait, SKPD/OPD juga para peserta tenant terseleksi.

Dalam acara pembukaan, Plt. Wali Kota Cimahi Drs. H. Sudiarto memberikan sambutan serta membuka secara resmi acara Kick Off Inkubator. Direktur PKTI-BPPT Dr. Ir. Dudi Iskandar, M.For. Sc, Direktur Elektronik dan ICT Industri Kementerian Perindustrian Achmad Rodjih, Kepala Bank Jabar Banten Cabang Cimahi, serta Perwakilan Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat turut hadir dalam acara pembukaan Kick Off Inkubator.

Kemudian acara dilanjutkan pada masing-masing program yaitu Kegiatan Inkubator yang pesertanya adalah peserta tenant terseleksi dan M. Ihsan Akhirulsyah (Founder eFishery) sebagai narasumbernya, kegiatan akselerator yaitu Sosialisasi Program Score yang pesertanya adalah pelaku UMKM di Kota Cimahi dan Elisabeth Nathalia (BEDO Expert), M.Satria Nugraha (Owner Stranough Bandung) sebagai narasumbernya, selanjutnya kegiatan Tenant Day yang pesertanya adalah perwakilan dari beberapa instansi, OPD serta komunitas terkait di Cimahi. Jodi Handoyo, Bobby Chahya dan Lahami Roesli menjadi narasumber dalam kegiatan Tenant Day ini.

Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Score ILO dan Unjani dalam program pendampingan UMKM klaster makanan dan minuman.

“mudah-mudahan kegiatan ini menjadi momentum awal sebagai percepatan pengembangan ekonomi Kota Cimahi menuju era persaingan global dan kawasan terpadu Kota Cimahi Technopark demi terwujudnya kesejahteraan  seluruh lapisan masyarkat di Kota Cimahi.” Ucap Sudiarto, Plt. Walikota Cimahi.**

SEMAKIN MARAK KEGIATAN INDUSTRI KREATIF DI KOTA CIMAHI

Cimahi, 13 Maret 2017 Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian mengadakan pendampingan kepada pelaku industri kreatif klaster makanan dan minuman, juga dibidang telematika. Kegiatan tersebut berlangsung di Creative Corner, Gedung Cimahi Technopark. Para pelaku industry kreatif klaster makanan dan minuman mendapatkan fasilitasi desain label dan kemasan secara gratis. Dalam kegiatan ini 5 (Lima) UKM yang mengikuti kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan, setiap minggunya akan rutin di selenggarakan kegiatan yang sama. Sebelumnya, sudah terdaftar 30 UKM yang dibagi menjadi 6 kelompok. Setiap minggunya kelompok UKM tersebut akan mendapatkan pendampingan.

Selain itu, bersamaan dengan fasilitasi desain label dan kemasan, di ruangan Gedung Cimahi Technopark beberapa tenant di bidang telematika mendapatkan pendampingan mengenai konten aplikasi maupun bisnis animasi. Kegiatan pendampingan ini diikuti sekitar 20 (Dua Puluh) Tenant yang terbagi menjadi 2 (dua) kelompok. Dan kegiatan pendampingan ini akan rutin dilaksanakan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa di Kota Cimahi banyak pelaku-pelaku bisnis yang kreatif pada bidangnya. Dengan banyaknya kegiatan industry kreatif ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal di Kota Cimahi.**

Fasilitasi Desain Label dan Kemasan bagi IKM di Kota Cimahi

Cimahi, 02 Maret 2017. Kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan produk ikm klaster makanan dan minuman menjadi jembatan bagi pelaku-pelaku IKM di Kota Cimahi dalam mengembangkan nilai produknya. Fasilitasi desain label dan kemasan ini diadakan oleh Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Cimahi di Gedung Technopark Jl. Raya Baros No.78 Cimahi Selatan

Ada 30 pelaku IKM klaster makanan dan minuman yang mengikuti kegiatan ini. Narasumber pertama yaitu Hj.Ellyn Setyairianti, SH., MM sebagai Kepala Balai Pengembangan Industri Aneka Hasil Hutan dan Kemasan., narasumber menyampaikan materi mengenai Kebijakan Pemerintah Tentang Desain Label dan Kemasan Produk IKM Klaster Makanan dan Minuman. Dalam pemaparannya narasumber menyampaikan bagaimana latar belakang regulasi kemasan, pengaturan kemasan menurut undang-undang pangan, fungsi kemasan pada peningkatan nilai tambah dan sebagainya.

Narasumber kedua yaitu Thomas Gozali Ir., MP sebagai staff pengajar Fakultas Teknik UNPAS. Materi yang disampaikan pun mengenai desain label dan desain kemasan produk. Kemudian narasumber ketiga yaitu Hendra Gautama Putra sebagai owner CV. Tama Pack, dalam pemaparan narasumber terakhir ini peserta kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan produk ikm klaster makanan dan minuman diberikan kesempatan untuk mencoba bagaimana membuat kemasan yang menarik namun ekonomis.

Antusias para peserta kegiatan fasilitasi ini cukup menunjukkan dalam ketertarikan dan rasa ingin tahu yang tinggi dalam mendapatkan wawasan pengembangan produk-produknya. Kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan wawasan baru untuk pelau IKM klaster makanan dan minuman di Kota Cimahi dalam menciptakan produk dengan kemasan yang menarik, mempunyai nilai daya saing dan juga ramah lingkungan. Pemerintah Kota Cimahi selalu mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan ekonomi local di Kota Cimahi.**

PEMERATAAN PERTUMBUHAN EKONOMI, YANG DIDUKUNG SINERGITAS PEMBANGUNAN, SUMBER DAYA DAN UNGGUL SERTA KUALITAS SARANA PRASARANA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN, MENUJU MASYARAKAT YANG MANDIRI MENJADI TEMA PEMBANGUNAN KOTA CIMAHI 2018

Selasa, 28 Februari 2017 Pemerintah Kota Cimahi menggelar Musyarawah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) di Convention Hall Cimahi Technopark, Jl. Raya Baros No. 78 Cimahi Selatan. Musrenbang ini diikuti oleh pemangku kepentingan di Kota Cimahi dan sekitarnya yang terdiri dari perwakilan instansi dan lembaga, para kepala perangkat daerah, para camat dan lurah, ketua organisasi dan tokoh masyarakat. Acara Musrenbang ini diisi dengan laporan ketua kelompok diskusi; Bidang Sosial Budaya, Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Bidang Fisik kemudian paparan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun 2018, Pembacaan dan Penandatanganan Berita Acara Musrenbang RKPD.

Sebelumnya pada hari Sabtu, 25 Februari 2017 telah dilaksanakan Pra Musrenbang di Komplek Pemerintah Kota Cimahi. Pra Musrenbang ini diikuti oleh peserta sebanyak ±350 orang yang dibagi menjadi 4 (empat) kelompok bidang, yaitu Bidang Sosial Budaya, Bidang Pemerintahan, Bidang Ekonomi dan Bidang Fisik.

“Dengan mengambil tema tersebut, menjadi harapan kita bersama agar dapat mewujudkan masyarakat Kota Cimahi yang sejahtera dengan memiliki infrastruktur kota yang nyaman, lingkungan asri dan hijau serta memiliki tingkat perekonomian masyarakat yang merata,” kata Plt. Walikota Cimahi Drs. H. Sudiarto, SE.Ak

Sudiarto menjelaskan juga dengan diberlakukannya Undang-Undang no. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang mengatur pembagian kewenangan urusan pusat dan daerah, maka harmonisasi dan keselarasan program dan kegiatan perencanaan pembangunan, antara pusat dan daerah menjadi faktor kunci yang turut menentukan keberhasilan pencapaian pembangunan.**