Puspitek Serpong (Embrio Technopark)

Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek adalah kawasan penelitian yang berlokasi di Kelurahan Setu, Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (sebelum pemekaran wilayah dahulu disebut Serpong Kabupaten Tangerang Provinsi Banten). Berdirinya Puspiptek berawal dari gagasan Menteri Riset Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo, yang diwujudkan pelaksanaanya oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi yaitu Prof. Dr.-Ing. B.J. Habibie. Yang selanjutnya melalui Keputusan Presiden (KEPRES) Nomor 43 tahun 1976 didirikanlah Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang selanjutnya disingkat Puspiptek.

Puspiptek merupakan sarana terselenggaranya riset yang terarah dan terintegrasi sebagai penentu kebutuhan masyarakat dan peningkatan kesadaran pengetahuan tentang peranan penelitian,ilmu pengetahuan, dan teknologi dalam pembangunan nasional. Puspiptek dalam kurun waktu kurang lebih 35 tahun telah memberikan pelayanan jasa teknis maupun hasil inovasi riset dari laboratoria yang ada di dalam kawasan, akan tetapi belum banyak termanfaatkan oleh industri terutama layanan teknis dan inovasi yang telah teruji secara teknis dan ilmiah. Jadi secara generik masih
terdapat kesenjangan antara kegiatan riset & pelayanan teknis dengan kegiatan industri. Sebagai upaya mengatasi kesenjangan ini diperlukan upaya-upaya komersialisasi yang selama ini belum ditangani dengan baik. Komersialisasi ini diantaranya meliputi inkubasi bisnis, yang mematangkan suatu inovasi yang telah teruji
secara ilmiah, agar produk dari suatu inovasi tersebut mampu bersaing di pasar bebas.

Semua sumberdaya laboratoria ini diarahkan agar secara langsung dapat difungsikan untuk menghasilkan nilai tambah kepada perekonomian Indonesia sesuai dengan mekanisme pasar yang nyata. Nilai tambahini secara langsung dihasilkan dalam bentuk peningkatan mutu dan produktivitas yang merupakan kontribusi pelayanan teknis seperti pengujian, kalibrasi, rekayasa & rancang bangun serta proyek percontohan pabrik dalam kerangka MSTQ (Measurement, Testing & Quality Assurance). Sedangkan inovasi sebagai keluaran kegiatan riset memberikan kontribusinya untuk diversifikasi produk, perintisan industri baru, dan pengembangan untuk efisiensi yang lebih optimal. Berbagai alternatif pengembangan kawasan telah dilakukan dan diharapkan dapat berproses menjadi Kawasan yang merupakan kawasan industri teknologi tinggi baik industri perangkat lunak, sensor dan instrumentasi, industri bioteknologi, jasa pelayanan teknis maupun industri pendidikan tinggi pasca sarjana dan pendidikan professional, yang didukung oleh jejaring cyber sebagai pendukung utama penyelenggaraannya yang disebut dengan Science-tech Park, Sebagai upaya melakukan terobosan maka Revitalisasi Puspiptek sebagai model sistem inovasi nasional dalam format Science Techno Park (STP) segera direalisasikan.

STP adalah sebuah organisasi yang dikelola oleh profesional khusus, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menguatkan peran iptek dalam pembangunan ekonomi dengan mempromosikan budaya inovasi dan daya saing usaha terkait serta lembaga-lembaga berbasis pengetahuan. Untuk mencapai tujuan tersebut STP merangsang dan mengatur arus pengetahuan dan teknologi antar universitas, lembaga R&D, dan industri; memfasilitasi penciptaan dan pertumbuhan perusahaan berbasis inovasi melalui inkubasi dan proses spin-off; dan menyediakan layanan nilai tambah lainnya melalui penyediaan ruang dan fasilitas berkualitas tinggi”. Semua upaya terobosan memerlukan permodalan yang tidak sedikit, SDM terdidik dan terlatih serta teknologi padat modal. Dalam upaya memperingan beban pemerintah maka selalu terbuka kemungkinan masuknya pemodal lain, untuk memulai peran aktifnya bersinergi dalam Kawasan Puspiptek. Sinergi dan pengayaan silang antara pelaku riset dan teknologi dengan pelaku bisnis merupakan kunci keberhasilan optimalisasi pemanfaatan dan pengusahaan dari Puspiptek dengan semua sumberdaya baik asset fisik maupun kekayaan intelektual didalamnya. Peranan Puspiptek dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, pemerintah daerah bersama-sama dengan pemerintah pusat, industri dan perguruan tinggi harus memberikan suatu dukungan lingkungan yang kondusif, seperti mempermudah perizinan/birokrasi, pembangunan sarana prasarana, subsidi sewa tanah, dan lain lain. Rancangan untuk menjadi kawasan yang mensinergikan SDM terdidik dan terlatih, peralatan penelitian
dan pelayanan teknis yang paling lengkap di Indonesia. Untuk hal itu perubahan mindset atau paradigma dan dengan pengelolaan yang lebih baik dan profesional Puspiptek di bawah organisasi non profit, STP adalah suatu terobosan wadah yang relatif sinkron dan cocok bagi pertumbuhan ekonomi daerah berbasis iptek akan dapat
memperkuat jejaring dengan kelompok industri, sehingga Puspiptek selain menjadi tempat untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan daya saing dapat dijadikan sebagai ajang bisnis berbasis IPTEK di Indonesia.

Keberhasilan dalam menjalankan STP sangat dipengaruhi oleh implementasi, kesinambungan, kontinuitas dan konsistensi dalam pelaksanaan program tersebut. Terutama untuk melakukan perubahan sikap dan mindset dalam bekerja sama lintas sektoral ABGC (Academic Business Government Community). Faktor tersebut dapat meningkat kan efektivitas dan efisiensi kemajuan iptek sekaligus perekonomian daerah.
Jika semua pihak yakni pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga litbang, perguruan tinggi, dan industri bersinergi untuk melakukan pembangunan iptek dan ekonomi daerah ke arah yang lebih baik. Sarana dan prasarana yang ada di Kawasan sejak perencanaannya telah diarahkan untuk kegiatan penelitian & pelayanan teknis, kawasan industri teknologi tinggi dan pendidikan tinggi strata pasca sarjana.

Pengembangan Puspiptek tahap pertama berupa pengembangan area laboratoria telah dilaksanakan lebih dari 35 tahun untuk membangun sarana dan prasarana bagi 47 Laboratoria dengan peralatan yang bernilai tidak kurang dari 500 juta dolar. Keseluruhan 47 Laboratorium telah beroperasi, dan merupakan koordinasi teknis antara LIPI, BPPT, BATAN dan Kementerian Ristekdikti serta dua laboratorium dibawah Kementerian Lingkungan Hidup yaitu Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan (Sarpedal), dan Pusdiklat Lingkungan.

Dengan selesainya pembangunan dan pengoperasian dilanjutkan dengan pengusahaan dan pemanfaatan semua sumberdaya Kawasan Puspiptek, baik sumberdaya intelektual berupa SDM, inovasi riset dan teknologi, sumberdaya teknologi berupa peralatan maupun aset fisik yaitu lahan dan bangunan serta prasarana fisik lainnya. Penguasaan dan pemanfaatan ini sudah selayaknya disertai dengan transformasi tugas pokok dan fungsi Pengelola Kawasan agar kawasan ini berkinerja ekonomis, berkinerja ilmiah dan sosial yang tinggi. Aset yang ada di Puspiptek sangat luas dan beragam. SDM terdidik
dan terlatih. Aset teknologi berupa peralatan canggih yang bahkan eberapa diantaranya pada level tertinggi di negara ini misainya Standar Nasional untuk Satuan Ukuran yang merupakan rujukan semua pengukuran di Indonesia untuk satuan Panjang, Temperatur, Kuat Cahaya, Waktu dan Tegangan listrik Reaktor Nukiir untuk Reaktor Riset G.A.Siwabessy, Terowongan Angin kecepatan rendah, Standard Reference Material untuk pencemaran. Sedangkan asset fisik berupa lahan strategis seluas 460 hektar, gedung pertemuan bertaraf internasional, Wisma Tamu dan perumahan. Hasil-hasil penelitian dan pelayanan teknis dari berbagai laboratoria ini dapat diterapkan pada berbagai sektor misalnya untuk sektor Energi : pencarian sumber energi alternatif diantaranya energi surya, hybrid, angin, bio-massa. Gasifikasi dan pencairan batubara,
fuel cell dengan efisiensi konversi 60 % dan tanpa pencemaran. Demikian pula halnya dengan teknologi tenaga pedesaan misalnya proyek percontohan desa surya, enersi dari etanol dan produk pertanian lain. Pada sektor mekanik dan transportasi terdapat fasilitas untuk pengujian berbagai jenis konstruksi dan bahan logam maupun non-logam (polimer) pada aspek kekuatan, ketahanan, batas kelelahan, korosi.

Selanjutnya untuk jaminan mutu pesawat terbang, kapal dan kendaraan lain atau bangunan terhadap angin , tersedia terowongan angin kecepatan rendah yang telah digunakan misalnya untuk menguji berbagai bentuk sayap pesawat terbang, kapal, ketahanan bangunan tinggi serta anjungan minyak lepas pantai. Pada sektor industri pengolahan terdapat laboratoria standar nasional yang menjadi acuan dari semua pengukuran di Indonesia yang telah ditugaskan Pemerintah kepada Puslit Kalibrasi Instrumentasi dan Metrologi LIPI. Pada tingkat yang lebih rendah terdapat beberapa
laboratoria di Puspiptek yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional Badan Standardisasi Nasional (KAN-BSN) yang memberikan pelayanan jasa kalibrasi ke industri. Instrumentasi dan pengendalian mutu yang diteliti dan dikernbangkan diantaranya adalah SCADA (supervisory control and data acquisition) untuk distribusi daya listrik dan BBM.

Pada sektor bahan, tersedia teknologi pengolahan bahan logam, bukan logam maupun bahan baru yang berasal dari hasil pertanian. Untuk bahan logarn, telah dikembangkan teknologi pengolahan besi, laterit, pelapisan anti korosi untuk berbagai bahan bentuk dan ukuran yang disebabkan karena udara, air laut, dan zat kimia. Khusus untuk bahan polimer misainya plastik, terdapat satu laboratorium khusus untuk pengujian, pengolahan, pembentukan dan pengembangan serta rekayasanya, sedangkan dari hasil pertanian telah dikembangkan bahan bangunan berbentuk lembaran yang berasal dari bambu komposit, bahan bangunan dari limbah kelapa sawit dlsb.

Pada fasilitas nuklir BATAN terdapat Reaktor Nuklir Serbaguna 60 Megawatt Siwabessy, pusat produksi radio-isotop, produksi elemen bakar nukiir, instalasi keselamatan nuklir, pengolahan lirnbah nuklir serta produksi radio-imuno assay dan radio-farmasi. Semua peralatan radiasi di Indonesia harus dikalibrasi ke laboratoria BATAN untuk keselamatan Penggunaannya, demikian juga dengan operator pesawat radiasi yang harus mendapatkan pelatihan dan sertifikasi BATAN. Diantara laboratoria BATAN juga terdapat pusat penelitian iptek bahan, pusat informatika serta pengembangan industri nuklir. Pada sektor pangan, farmasi dan kedokteran dihasilkan
teknologi pengolahan tempe menjadi susu, eskrim, ekstraksi minyak atsiri, ekstraksi bahan-bahan berkhasiat untuk jarnu tradisional, paket teknologi buah rnengkudu yang berkhasiat. Telah dikembangkan pula alat penguji fungsi ginjal, kamera gamma dan aplikasi nuklir untuk kedokteran.

Pada sektor agro-industri telah dikembangkan rekayasa genetika untuk bibit pisang abaka untuk bahan uang kertas, jati, kelapa sawit, lidah buaya, pupuk biologis, pestisida biologis, antibiotika, enzim, eritromisin, vitamin B 12 dan penisilin, jasa teknik yang disediakan diantaranya : sintesa DNA, Analisis pestisida, molecular marker. Kemudahan yang dapat dimanfaatkan diantaranya : fermentator skala laboratorium dan skala pilot,Recovery (pemisahan produk) skala pilot, ruang inkubasi Plantlet, dan aklimatisasi tanaman. Untuk pemantauan, dan pengendalian lingkungan Kementerian lingkungan Hidup membangun kemudahan untuk pemantauan kondisi lingkungan, pengukuran pencemaran, pembuatan standard reference material serta penataran dan pelatihan lingkungan hidup. Selamat bermitra untuk memberdayakan, mengusahakan, dan memanfaatkan asset yang sangat bernilai di Puspiptek.

Perkembangan Puspiptek dalam kurun waktu 25 tahun dirasakan belum optimal dalam pemanfaatan hasil riset dan layanan jasa teknis dari laboratoria, untuk itu diperlukan strategi untuk mengoptimalkan kawasan Puspiptek, sesuai amanat Rakornas 2010 maka perlu dilakukan revitalisasi Puspiptek menjadi Indonesia- Science and Technology Park (I-STP). Dalam rangka mendukung revitalisasi Puspiptek menuju I-STP, telah dirumuskan konsepsi pengembangan kelembagaan I-STP agar dapat digunakan sebagai sarana untuk menginisiasi dan mengalirkan teknologi diantara lembaga litbang, univerasitas dan industri, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan banyaknya industri yang tumbuh dengan berbasis teknologi dan meningkatnya daya saing industri Indonesia karena ditunjang oleh hasil-hasil riset baik dari lembaga Litbang, perguruan tinggi maupun industri.1447309670855_2

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s