Tenant Day Sharing Session #2

sasasaCimahi, 14 Juni 2017 Bertepatan di bulan Puasa, diselenggerakan kembali Tenant Day Sharing Session #2 di Convention Hall Cimahi Technopark. Tema kegiatan kali ini yaitu Optimalisasi Social Media, Strategi Off Line Marketing Bagi Pelaku UMKM dan Jejaring Komunitas UMKM.

Dihadiri oleh Dinas terkait, Tenant Inkubator Techno Camp II, dan juga Pelaku UKM yang tergabung dalam komunitas. Kegiatan Tenant day Sharing Session 2 ini dibuka oleh pemaparan tenant inkubator yaitu dari kelompok Koran Kaca dimana kelompok ini mempunyai project untuk membuat konten-konten marketing dalam membantu promosi UKM. Para pelaku UKM dapat menggunakan jasa koran kaca untuk meningkatkan penjualannya melalui konten-konten marketing yang dirancang oleh kelompok Koran Kaca ini. Selain itu, kelompok Cavi Art juga memaparkan projectnya yaitu Website Murah untuk pelaku UKM. Dijelaskan juga kelebihan dari project Cavi Art ini dibanding dengan kompetitor lain. Pelaku UKM yang ingin memasarkan produknya melalui website dapat menggunakan jasa dari kelompok Cavi Art ini.

Setelah diisi dengan pemaparan tenant inkubator, dilanjutkan dengan Narasumber utama yaitu Dr. Dina Deliyana, S.Farm., Apt., MBA (Director of Business Incubator SBM-ITB). Dalam pemamparannya Dina Deliyana menjelaskan Efektivitas Marketing dan Promosi Untuk UKM. Dijelaskan bagaimana contoh-contoh kegiatan sales promotion, bagaimana cara membuat tools promosi yang menarik, dan juga konsep strategi 3P (People, Process, Price). Menurutnya, strategi penjualan secara Off  Line pun dapat meningkatkan penjualan dengan menganalisa pasar dan menggunakan strategi penjualan yang tepat. Kemudian Dr. Dwi Purnomo, STP., MP (Dosen & Praktisi Jejaring Komunitas UKM UNPAD) memaparkan juga mengenai Pemberdayaan Komunitas Secara Merata. Menurutnya, komunitas bisa saling berkolaborasi dan bekerja sama dalam proses meningkatkan penjualan. Dan narasumber terakhir yaitu Andri Gun Gun Gunawan (Praktisi Social Media Marketing Inkubator Bisnis UPI) dengan pemaparannya Marketing Sosial Media Facebook dan Instagram. Marketing melalui Social Media sangat berpengaruh karena dari data pengguna Internet (Sumber : GDP Venture) masyarakat banyak menggunakan handphone untuk mengakses internet. Selain itu, ketersediaan Facebook Ads dan Instagram Ads (Iklan Facebook dan Iklan Instagram) dapat digunakan sebagai sarana promosi agar jangkauan iklan dalam sosial media lebih luas dan berpeluang kepada peningkatan penjualan.

Cimahi Technopark selalu mendukung untuk memfasilitasi para pelaku UKM salah satunya melalui seminar-seminar yang dapat membantu memberikan wawasan lebih luas untuk mengembangkan proses penjualan para pelaku UKM. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan efek positif bagi para pelaku UKM di Kota Cimahi untuk lebih kreatif dan inovatif dalam kegiatan pemasaran produknya. Cimahi Technopark membuka kesempatan para pelaku industri kreatif Kota Cimahi untuk memberikan masukan, ide kegiatan, usulan materi, usulan narasumber, dan waktu kegiatan melalui :

Facebook      https://www.facebook.com/cimahi.technopark.7

Twitter         @CimahiTPark

Instagram   @cimahi.tchpark

Email            technopark@cimahikota.go.id/ cimahi.technopark@gmail.com

Telepon        (022) 86121025

Hal ini dilaksanakan dengan harapan apa yang dilakukan dan diselenggarakan oleh UPT Cimahi Technopark merupakan kegiatan yang benar – benar dibutuhkan oleh masyarakat kreatif.

Kunjungan Deputi PKT BPPT ke Cimahi Technopark

Cimahi, 18 Mei 2017 Cimahi kedatangan BPPT RI beserta Direktur Technopark Se-Indoesia. Kunjungan ini diterima langsung oleh oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Cimahi Benny Achmad Bachtiar serta Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Adet Chandra Purnama, kunjungan Deputi PKT BPPT Gatot Dwianto bersama dengan jajaran Direktur menjadi kunjungan kedua ke Gedung Cimahi Technopark. Kunjungan kerja sebelumnya pada tanggal 7 Februari 2017 ke Baros Information Technology Creative Center. Dalam kunjungan ini, Deputi PKT BPPT didampingi oleh peserta Rapat Kerja Nasional yang berasal dari seluruh Technopark di Indonesia diantaranya Tangerang Selatan, Jakarta, Denpasar dan kota lainnya di Indonesia.

Bertepatan dengan kunjungan BPPT, di Gedung Cimahi Technopark sedang berlangsung pendampingan inkubator bidang telematika dan animasi dan juga pendampingan fasilitasi desain label dan kemasan sebagai bentuk kegiatan akselerator. Deputi PKT BPPT Gatot Dwianto meninjau kegiatan tersebut dan berdiskusi bersama dengan tenant-tenant inkubator juga peserta akselerator. Gatot Dwianto menyatakan bahwa Cimahi Technopark menjadi technopark yang terbaik di Indonesia.

“Sebuah technopark dikatakan berhasil jika technopark tersebut terwujud dan berfungsi dan Cimahi Technopark salah satunya. Sudah ada bangunan, kegiatan akselerasi dan inkubasi dan menghasilkan produk-produk hasil inovasi”, ucap Gatot Dwianto

Mulai dengan melengkapi sarana dan prasarana serta kegiatan-kegiatan yang menghasilkan produk inovasi baru, Cimahi Technopark merangkak agar dapat menjadi Technopark yang ideal.  Optimis bahwa Cimahi Technopark dapat berfungsi dan berkembang untuk kedepannya yang dapat mempengaruhi secara positif untuk ekonomi kerakyatan di Kota Cimahi.

 

Ertic Fest & IT Holic

Cimahi, 13 Mei 201 IT Holic & Ertic Fest merupakan acara yang diadakan oleh DISKOMINFOARPUS, Relawan Teknologi Informasi Komunikasi Kota Cimahi yang bekerja sama juga dengan Sekolah Tinggi Teknologi Bandung. Kegiatan ini sekaligus pengukuhan Relawan Teknologi Informasi Kota Cimahi daj juga Penandatanganan kerja sama antara R-TIK Cimahi, HIMATIF STTB, dan SABAYA Yayasan Parisada Hutama. Dihadiri oleh Ketua STTB  Muchammad Nasser, S.Kom., M.T, Ketua Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto memberikan sambutan dalam acara ini dan juga Direktur PI Kementerian KOMINFO Septirana Tangkary S.E., M.M memberikan sambutan sekaligus membuka acara seminar IT Holic dan Ertic Fest.

Acara seminar IT Holic dan Ertic Fest dengan narasumber pertama yaitu Rachmad Imron (Founder Digital Happiness) dengan materi mengenai Kolaborasi Cantik Perangkat VR dan Industri Game di Pasaran. Narasumber selanjutnya yaitu Tubagus Rizki Soffi Rachman (General Secretary CCA) dengan materi mengenai Perkembangan dan Prospek Animasi di Indonesia dan narasumber terakhir yaitu Andes Rizky (Co-Founder Shinta VR) dengan materi mengenai Pasar VR di Indonesia.

Selain acara seminar IT Holic dan Ertic Fest, beberapa UKM Kota Cimahi dari empat klaster yaitu klaster telematika dan animasi, klaster makanan dan minuman, klaster kerajinan dan klaster tekstil produk ikut meramaikan kegiatan ini dengan membuka stand produknya. Ketua STTB  Muchammad Nasser, S.Kom., M.T, Ketua Relawan TIK Indonesia Fajar Eri Dianto, Direktur PI Kementerian KOMINFO Septirana Tangkary S.E., M.M mengunjungi beberapa stand UMKM Kota Cimahi.

 

Menurut Direktur PI Kementerian KOMINFO Septirana Tangkary S.E., M.M, dengan melihat beberapa hasil produk UKM Kota Cimahi, para UKM Kota Cimahi sudah mulai memanfaatkan teknologi seperti pemasaran melalui sosial media yang dapat membuka peluang baik untuk pemasaran di Indonesia maupun Go Internasional.

“Kemajuan TIK telah memberikan dampak yang baik untuk memajukan ekonomi kerakyatan melalui para pelaku UKM yang diaplikasikan pada produknya”, ucap Septriana

IT Kreatif ; Apps Challenge

Cimahi, 09 Mei 2017 Apps Challenge merupakan  tema kegiatan IT Kreatif  2017 yang setiap tahunnya diselenggarakan oleh DISKOMINFOARPUS Kota Cimahi. Penjurian Apps Challenge ini diadakan di Gedung Cimahi Technopark yang diikuti sekitar 17 Peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar di Kota Cimahi.

Kategori dalam kegiatan Apps Challenge ini diantaranya kategori pemerintahan, smart city, lingkungan, pendidikan, kesehatan, sosial dan budaya. Tahap presentasi hari ini merupakan tahap kedua dari rangkaian acara IT Kreatif 2017. Peserta memaparkan mengenai aplikasi yang telah dibuat sesuai kategori kepada juri, kemudian juri menilai dan akan menetapkan pemenang dari apps challenge ini. Juri dalam kegiatan apps challenge ini yaitu dari Relawan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) Kota Cimahi, Praktisi dan Akademisi. Tujuan dari diselenggarakannya acara ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat Kota Cimahi melalui kegiatan dan produk yang dapat berguna untuk masyarakat Kota Cimahi dan juga untuk melihat kompetensi/ skill anak-anak muda dalam bidang IT. Juri dalam kegiatan apps challenge ini yaitu dari Relawan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) Kota Cimahi, Praktisi dan Akademisi.

Sebelumnya telah diselenggarakan Tahap Penyaringan, dimana peserta harus mengikuti beberapa persyaratan untuk mengikuti kompetensi ini salah satunya tidak mengadung unsur pornografi. Tahap terakhir yaitu Tahap Finalisasi. Produk dari Pemenang Apps Challenge ini, nantinya akan dibantu oleh DISKOMINFOARPUS untuk pengembangan aplikasi selanjutnya.**

Kunjungan Edukasi SMK Al-Falah Tasikmalaya

Cimahi, 17 April 2017 Siswa-siswi jurusan Multimedia SMK Al-Falah Tasikmalaya melaksanakan kunjungan edukasi ke Gedung Cimahi Technopark berkenaan dengan  perkembangan animasi di Kota Cimahi. Rizky Rachman, anggota Komunitas CCA (Cimahi Creative Association) sebagai narasumber menyampaikan beberapa materi yang berkaitan dengan perkembangan animasi di Kota Cimahi. Siswa-siswi

Sejauh ini perkembangan animasi di Kota Cimahi cukup meningkat. Klaster animasi dijadikan klaster unggulan, karena klster animasi ini bisa menjadi lokomotif untuk klaster lainnya seperti klaster makanan dan minuman, klaster kerajinan (kraft), dan klaster fashion. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Cimahi berupaya menjadikan industri animasi sebagai sektor unggulan, termasuk dengan mendirikan Gedung Cimahi Technopark. Dengan adanya kegiatan inkubator di Cimahi Technopark yaitu kegiatan pendampingan start up bidang telematika dan animasi, diharapkan dapat melahirkan technopreneur-technopreneur baru di Kota Cimahi. Selain itu juga, kerjasama Pemerintah Kota Cimahi dengan komunitas CCA diharapkan dapat mengembangkan industri animasi di Kota Cimahi yang nantinya dapat berdampak positif untuk perekonomian lokal di Kota Cimahi.

 

Teknologi Tepat Guna serta Keamanan Pangan dengan PIRT untuk meningkatkan Mutu dan Kualitas Produk.

Cimahi, 11 April 2017 Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Cimahi mengadakan Kegiatan Focus Group Discussion Identifikasi Kebutuhan Teknologi Tepat Guna (FGD TTG) Bagi Pelaku IKM Kota Cimahi. Dibuka secara resmi oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Benny Achmad Bachtiar, M.Si yang dilaksanakan di Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mensosialisasikan serta menambah wawasan dan pengetahuan kebutuhan teknologi tepat guna bagi masyarakat pelaku UKM tentang perkembangan teknologi serta manfaatnya dalam rangka peningkatan mutu dan kualitas produksi berbagai sector usaha. Anas Bunyamin Akademisi UNPAD serta Puji Agus Praktisi Teknologi Tepat Guna mengisi kegiatan FGD TTG ini.

Melihat jumlah penduduk di Kota Cimahi yang cukup banyak, maka permasalahan yang timbul pun akan semakin banyak. Salah satunya masalah penggaguran, dimana lapangan pekerjaan yang tersedia belum bisa menekan jumlah penggaguran di Kota Cimahi. Namun Pemerintah Kota mencoba  untuk menumbuhkan perekonomian dengan banyaknya jumlah penduduk di Kota Cimahi melalui kreatifitas dan inovasi.

“karena dalam prosesnya, para pelaku UKM mencoba untuk kritis terhadap penyelesaian masalah produksi yaitu dengan menentukan teknologi apa yang tepat guna untuk menumbuhkan produksinya” ucap Benny Achmad Bachtiar.

Kawasan Cimahi Technopark dibangun untuk memberikan atau memfasilitasi kepada masyarakat para pelaku UKM untuk mengembangkan usahanya. Cimahi Technoopark telah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Kota Cimahi dan Bandung guna membantu dalam pelaksanaan program Cimahi Technopark itu sendiri.

Peserta yang mengikuti acara ini dari perwakilan dari Kelurahan dan Kecamatan di Kota Cimahi, Posyantek (masing-masing dari tiap kecamatan), perwakilan dari SMK, Komunitas IKM, Perguruan Tinggi serta dari Badan Perencanaan daeran dan Dinas Sosial Pengendalian Pendudukan dan KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi.

DSC_6525

Bersamaan dengan dilaksanakannya FGD TTG, Dinas Kesehatan Kota Cimahi melaksanakan Penyuluhan Keamanan Pangan Skala Industri Rumah Tangga PIRT di Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari BPOM, UNPAS, DINKES Provinsi Jabar, MUI serta DISDAGKOPERIN Kota Cimahi. Dihadiri oleh 60 orang sebagai pelaku UKM di Kota Cimahi.

Recruit The Professionals to Support The Acceleration Of a Technopark

Cimahi Technopark became the Lund University team destination during a visit to Indonesia. The team is led by Sven Thore, and also accompanied by Andreas Bryngelson and Maria Bonita Flores as a representative of Lund University Commissioned Education (LUCE). LUCE initiatives such as the Entrepreneurship Training and Science Park Development which has been held for 2 (two) times in Lund- Sweden. This visitation from Lund to Cimahi Technopark as a form of monitoring the progress of Education exercises have been held in Sweden and how participants apply the provision of facilities and infrastructure and incubator programs in the field. As well as a beginning step to prepare the visitation of King of Sweden to Indonesia.

Mr Sven-Thore Holm is an international senior expert and strategist on innovation issues from Lund, Sweden. Mr Holm has 30 years on experience creating environments where innovation and business can bloom and has been driving the development of business and innovation incubators in Southern Sweden, including the Ideon Science Park, Oresund Science Region/Innovation, Karlskrona Innovation Center and others. Since 2002, he is the chairman of Venture Cup Sweden, a national organization with regional branches that encourages innovation and entrepreneurship.

According to Mr. Sven, before introducing a co-working space, facilities and infrastructure at Cimahi Technopark Building should be equipped first. In the ToT activities organized by BPPT, Mr. Sven said that it takes three times the effort to establish a Science Park. “And also, it takes the cooperation between the Government and Kemenristekdikti to build a Technopark.”

He mentioned that there are three basic questions that should underlie the construction of a technopark for tenants. The first is ‘Does the presence of Technopark solve the Tenant problem?’ ‘Does the presence of Technopark fulfill the Tenant needs?’. And the last is ‘Will anybody pay for it?’. A Technopark, ideally have sufficient area to accommodate people in the community to exchange ideas and make it happen. And that must also be considered is the existence of the market, whether the product as the embodiment of the idea interesting enough to deserve market for eventual sale.Currently , Mr Holm is providing strategic advice to governments, companies and academic institutions on how to build and enhance comprehensive innovation system, as a necessary part of the infrastructure of the future. In that following capacity, Mr Holm has provided his advice and expertise to i.a. Chinese, Danish and Australian Governments and Institutions, including the Council of Nordic Ministers, and is currently a senior advisor to Russian President Dmitry Medvedev on innovation issues. Mr Holm holds an Honorary Doctorate of Technology from Lund Institute of Technology and is a boardmember of several companies and foundations. He is currently CEO of Lundavision AB.                                                This far, Cimahi Technopark work unit stands only for 1 more year and the Lund gives their appreciation. Meanwhile in Lund, the formation of Technopark / Science Park Ecosystem took more than 30 years. This visitation also involves BITC building as other Cimahi Technopark facilities in order to monitor the activities and facilities in the building.”Recruit the professionals to support the acceleration of a Technopark” he said.

The team of Lund-Sweden stated that for a newly established unit 1 (one) year, the Cimahi Technopark progress is already seen whereas still had a lot of challenging homework to done for Cimahi Technopark team, in generating Telematics and Animation industry from Cimahi to Indonesia. Inviting the Grown Anchor Tenant or Animation / Telematics Companies in Cimahi is one of a good idea to starting this industry development. Cimahi Technopark team consists of Department / Economy Related Agency, Small Medium Enterprise Field, Industry, as a member of Baros Innovation Center Team who have the responsibility to strive and doing stakeholders coordination, namely College Academician, Business, Media to build both Cimahi Technopark and Animations, Telematics Industry altogether.

Training Of Trainers PIB

Pengembangan Kapasitas Pengelola Pusat Inovasi Baros (PIB) dilaksanakan tanggal 05 April 2017 di Gedung Cimahi Technopark. Kegiatan ini dihadiri oleh BPPT, pesertanya ialah para ASN bidang terkait dilingkungan Pemerintah Kota Cimahi. Narasumber Pertama dalam kegiatan ini adalah Hadi Santoso (Manager DILo Bandung). Digital Innovation Lounge, bertempat di Gedung Balemotekar, Jln. Banda. no.40, 40115, Dilo (Digital Inovation Lounge) sebuah Creative Camp yang dikembangkan oleh MIKTI bekerja sama dengan Telkom, sebagai pusat interaksi peminat dan pelaku industri kreatif digital di kota Bandung yang bertujuan menciptakan bibit-bibit Digital Preneur yang selanjutnya siap masuk ke industri (Creative Center). Didalam Creative Camp, komunitas kreatif digital akan diberikan pemahaman mengenai arah yang sebaiknya dilalui untuk masuk ke industri kreatif digital, termasuk arah sektor industri yang potensial untuk dijalani. Beberapa aktivitas yang dilakukan DILo Bandung yaitu Workshop/Training Teknis, Workshop/Training Desain, Workshop/Training Manajemen, Business Matchmaking, Business Gathering, dan Kompetisi Lokal. Beberapa kegiatan ini menjadi gambaran bagi sebuah pengembangan Cimahi Technopark untuk kedepannya. Fasilitas yang disediakan bagi digitalpreneur di DILo Bandung, diantaranya co working space, meeting room, lounge dan juga high speed internet access.

Narasumber kedua yaitu Fajar Anugerah dari Kinara Indonesia. Dalam awal pemamparannya, para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan permasalahan. Beberapa diantaranya permasalahan mengenai modal, program yang baik untuk perkembangan Cimahi Technopark. Fajar Anugerah mencoba sharing tentang bagaimana membangun start up dan tentang modal ventura.

Dua program utama Cimahi Technopark yaitu program incubator dan akselerator. Berhasilnya kedua program ini menjadi tolak ukur perkembangan Cimahi Technopark untuk kedepannya. Saat ini di Cimahi Technopark telah dilakukan secara rutin pendampingan untuk start up bidang digital (telematika dan animasi) setiap minggunya. Selain itu bersama dengan Dinas Perdagangan KUKM dan Perindustrian, Cimahi Technopark melakukan kegiatan akselerator seperti yang telah dilaksanakan yaitu kegiatan fasilitasi desain label dan kemasan untuk UMKM dan juga TOT pendampingan untuk UMKM.**

PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK PENDAMPING UKM KELURAHAN

Cimahi, 06 April 2017 Dinas Perdagangan KUKM dan Perindustrian Kota Cimahi menyelenggarakan pelatihan Kewirausahaan untuk Pendamping UKM Kelurahan. Dilaksanakan di Gedung Cimahi Technopark Jl. Raya Baros No. 78 Cimahi Selatan, yang dihadiri oleh 15 orang Calon Pendamping UKM yang sebelumnya telah dipilih dari masing-masing kelurahan domisili pendamping.

Sawiji, S.Si., S.Pd (Pendamping KUKM Provinsi Jawa Barat) sebagai Narasumber dalam kegiatan pelatihan ini menyampaikan materi tentang Peran dan Fungsi Strategis Pendamping. Dalam pemaparannya, beliau berpendapat bahwa fungsi pendampingan adalah memberikan bimbingan, konsultasi, dan advokasi kepada pelaku UMKM dalam rangka meningkatkan produktvitas dan daya saing. Akademisi dari STIE Ekuitas, Yuyus Yudistria, SE., ME turut menjadi narasumber dalam kegiatan pelatihan ini. Disampaikan dalam pemaparannya yaitu bagaimana teknik pendampingan dan pelaporan hasil pendampingan yang harus dilakukan oleh pendamping UKM.

Dalam proses pendampingan terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan yaitu bagaimana pendamping dapat menumbuhkan kepercayaan pelaku UKM, membangun kepercayaan, membentuk tim kerja kelompok, identifikasi dan mobilisasi sumber, bagaimana meningkatkan kapasitas, serta melakukan evaluasi setelah selesai pelaksanaan.

Jumlah pelaku skala usaha Mikro sangat banyak di Kota Cimahi, yang kemudian diikuti oleh jumlah skala usaha kecil, skala usaha menengah dan skala usaha besar. Maka dari itu pendampingan untuk pelaku KUKM dinilai penting dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing dan juga meningkatkan perekonomian local di Kota Cimahi.**

4 in 1 di Kawasan Cimahi Technopark

Cimahi, 29 Maret 2017 Bertepat pada tanggal dan tempat yang sama 4 (empat) kegiatan dilaksanakan di Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi dan Kegiatan Inkubasi merupakan program yang diusung dalam Kawasan Cimahi Technopark. Kegiatan Akselerasi bidang UKM Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DISDAGKOPERIN) Kota Cimahi  yaitu Sosialisasi Program Score yang diikuti oleh 40 pelaku UKM yang telah lolos persyaratan. Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Score ILO dan Unjani dalam kegiatan pendampingan ini untuk pelaku UKM klaster makanan dan minuman. Kegiatan ini diisi oleh Narasumber yaitu Elisabeth Nathalia (BEDO Expert) dan M.Satria Nugraha (Owner Stranough Bandung)

Kemudian, kegiatan bidang Perindustrian DISDAGKOPERIN Kota Cimahi yaitu fasilitasi label dan kemasan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang rutin diadakan setiap minggunya untuk 30 pelaku UKM yang dibagi menjadi 6 kelompok. Kegiatan ini diisi dengan pemotretan produk makanan/minuman yang kemudian di desain label dan kemasannya.

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cimahi pun melaksanakan kegiatannya di Gedung Cimahi Technopark yaitu HIPMI Cimahi Business Sharing. Kegiatan HIPMI ini dihadiri 25 Orang yang merupakan anggota dari HIPMI itu sendiri. Selanjutnya, kegiatan Inkubasi bidang Telematika yang rutin setiap minggunya dilaksanakan. Pendamping dan peserta inkubasi bidang Telematika melakukan pendampingan mengenai beberapa project yang akan dikerjakan.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Cimahi Technopark ini diharapkan dapat menunjang pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Cimahi. Selain itu, kegiatan yang berlangsung ini diharapkan dapat menjadi wawasan dan pengetahuan baru untuk pelaku UKM yang mengikuti kegiatan di kawasan Cimahi Technopark. Sebagai kawasan kreatif yang berada di Kota Cimahi dengan tujuan untuk meningkatkan aktivitas bisnis dan teknologi industri kreatif di Kota Cimahi kiranya dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bisnis bagi pelaku bisnis di Kota Cimahi.**